Senin, 19 Oktober 2020

Resume Perancangan Basis Data (Entity Relationship)

 

Basis Data Relasional

Basis data relasional adalah database digital yang berdasarkan model relasional data, seperti yang diusulkan oleh E. F. Codd pada tahun 1970. Sistem perangkat lunak yang digunakan untuk memelihara database relasional adalah RDBMS (Relational Database Management System). Banyak sistem database relasional memiliki pilihan untuk menggunakan SQL (Structured Query Language) untuk memelihara database.

ERD adalah model hubungan antar entitas. Secara, ada 2 ERD yang akan dijelaskan disini, yaitu versi Chen dan versi Martin.

ERD versi Chen, memiliki ketentuan komponen sebagai berikut :
  • Relationship digambarkan sebagai diamond.
  • Entity digambarkan sebagai kotak.
  • Attribute digambarkan sebagai oval.
  • Jenis relation ditulis pada garis dengan menambahkan tulisan yang menggambarkan keterhubungan (M,N) dan kardinalitas (0,3).
  • Hubungan antar entity bisa dibagi menjadi one-to-one, one-to-many, many-to-many.

ERD versi Martin, memiliki ketentuan komponen sebagai berikut :
  • Relationship digambarkan dengan garis, dengan menambahkan keterhubungannya (0,1,*).
  • Hubungan antar entity digambarkan dengan 1, <, dan 0.
  • Hubungan antar entity dibagi menjadi tepat satu (||), nol atau satu (0 |), lebih dari satu (<), nol atau lebih (0 <), dan satu atau lebih (| <).

Derajat relationship di ERD, dibagi berdasarkan berapa jumlah entity yang terhubung, yaitu Unary (satu), Binary (dua), dan Ternary (tiga).

Enhanced E-R berarti model data tingkat tinggi atau konseptual yang menggabungkan ekstensi ke model hubungan antar entitas asli, yang digunakan dalam database. Dikembangkan untuk mencerminkan secara akurat sifat dan kendala yang ditemukan dalam database yang lebih kompleks, seperti GIS (Geographic Information Systems). Dibagi menjadi dua class, yaitu superclass dan subclass. Contoh superclass adalah mobil dan truk, dengan contoh subclass adalah atribut spesifik dari mobil atau truk itu (misalnya truk tipe angkut). Proses pembuatan hubungan superclass dan subclass, dapat dilakukan dengan cara generalisasi (dari subclass di generalisasikan menjadi superclass), spesialisasi (dari superclass di spesialisasikan menjadi subclass), dan agregasi (penggabungan entitas yang terkait menjadi entitas yang lebih tinggi).

Batasan relasi memiliki dua tipe, total (entitas yang sangat bergantung pada keberadaan entitas lain), dan sebagian (entitas yang tidak bergantung pada keberadaan entitas lain).

Langkah pembuatan ERD :
  • Identifikasi dan tetapkan seluruh himpunan entitas.
  • Tentukan atribut key dari himpunan entitas.
  • Identifikasi dan tetapkan seluruh himpunan relasi diantara himpunan entitas yang ada (serta foreign key jika ada).
  • Tentukan derajat dan kardinality rasio setiap relasi.
  • Lengkapi himpunan relasi dengan atribut bukan kunci.
  • Teliti dan tentukan apakah ERD masih memerlukan generalisasi, spesialisasi, agregasi, dan batasan relasi.
  • Menggunakan konvensi penamaan (menggambarkan makna, bersifat nama tunggal, gunakan huruf kapital untuk entitas, relasi dan awal kata atribut, gunakan kata benda untuk nama entitas, dan kata kerja untuk nama relasi).
Referensi : Materi PBD Entity Relationship di E-learning
 
Tugas Kuis ERD : MAHASISWA MEMINJAM BUKU
Tugas Skema Basis Data Relasional : Relasional Perpustakaan

Normalisasi

     Normalisasi adalah proses pembentukan struktur basis data sehingga sebagian besar ambiguity bisa dihilangkan. Normalisasi merupakan seb...