Anomali
Anomali adalah proses pada basis data yang memberikan efek samping yang tidak diharapkan, misalnya menyebabkan ketidak konsistenan data atau membuat sesuatu data menjadi hilang ketika data lain dihapus.
Macam-macam anomali :
1. Anomali Peremajaan/Edit/Update
Anomali ini terjadi apabila terjadi pengubahan terhadap sejumlah data yang mubazir, tetapi tidak seluruhnya di ubah. Contoh:

Jika terjadi penambahan ruangan maka penyisipan tidak dapat dilakukan mengingat tidak ada / belum ada perkuliahan yang menggunakan ruang tersebut.
2. Anomali Penyisipan/insert
Anomali penyisipan terjadi jika pada saat penambahan hendak dilakukan ternyata ada elemen data yang masih kosong dan elemen tersebut justru menjadi kunci. Contoh:

Jika Bahagia pindah ke Semarang tapi pada record ke 4 Bahagia tetap di Palembang sehingga terdapat 2 fakta lokasi yang berbeda. Maka dari itu pengubahan yang hanya dilakukan pada data pertama(data pemasok Bahagia pada realsi pemasok ada 2 buah ) yang akan menyebabkan ketidakkonsistenan data.
3. Anomali Penghapusan/delete
Anomali penghapusan terjadi sekiranya sesuatu baris (tuple) yang tak terpakai dihapus dan sebagai akibatnya terdapat data lain yang akan hilang. contoh :

Putri tidak mendaftar. Sehingga harus dihapus. Maka data kursus jepang dengan biaya 175000 juga akan dihapus.
Redudansi
Munculnya data yang berulang kali pada suatu tabel/relasi yang semestinya tidak diperlukan. Kerangkap data dapat terjadi
- Kerangkap data dalam satu file
- Kerangkap data dalam beberapa file
Tidak ada komentar:
Posting Komentar