Kamis, 19 November 2020

ANOMALI DAN REDUDANSI


Anomali

Anomali adalah proses pada basis data yang memberikan efek samping yang tidak diharapkan, misalnya menyebabkan ketidak konsistenan data atau membuat sesuatu data menjadi hilang ketika data lain dihapus. 


Macam-macam anomali :
1. Anomali Peremajaan/Edit/Update
        Anomali ini terjadi apabila terjadi pengubahan terhadap sejumlah data yang mubazir, tetapi tidak seluruhnya di ubah. Contoh:


Jika terjadi penambahan ruangan maka penyisipan tidak dapat dilakukan mengingat tidak ada / belum ada perkuliahan yang menggunakan ruang tersebut.


2. Anomali Penyisipan/insert

        Anomali penyisipan terjadi jika pada saat penambahan hendak dilakukan ternyata ada elemen data yang masih kosong dan elemen tersebut justru menjadi kunci. Contoh: 


Jika Bahagia pindah ke Semarang tapi pada record ke 4 Bahagia tetap di Palembang sehingga terdapat 2 fakta lokasi yang berbeda. Maka dari itu pengubahan yang hanya dilakukan pada data pertama(data pemasok Bahagia pada realsi pemasok ada 2 buah ) yang akan menyebabkan ketidakkonsistenan data.


3. Anomali Penghapusan/delete
        Anomali penghapusan terjadi sekiranya sesuatu baris (tuple) yang tak terpakai dihapus dan sebagai akibatnya terdapat data lain yang akan hilang. contoh :


Putri tidak mendaftar. Sehingga harus dihapus. Maka data kursus jepang dengan biaya 175000 juga akan dihapus. 


Redudansi

Munculnya data yang berulang kali pada suatu tabel/relasi yang semestinya tidak diperlukan. Kerangkap data dapat terjadi 
  1. Kerangkap data dalam satu file
  2. Kerangkap data dalam beberapa file



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Normalisasi

     Normalisasi adalah proses pembentukan struktur basis data sehingga sebagian besar ambiguity bisa dihilangkan. Normalisasi merupakan seb...